BUMN

PalmCo Perkuat Kinerja BUMN Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan

PalmCo Perkuat Kinerja BUMN Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan
PalmCo Perkuat Kinerja BUMN Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan

JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo menunjukkan penguatan kinerja keuangan yang semakin solid. 

Subholding PTPN III tersebut berhasil membukukan Return on Asset unaudited sebesar 7,9 persen pada tahun buku 2025. Capaian ini melampaui target internal dan menegaskan perbaikan fundamental pengelolaan aset perusahaan.

Kinerja tersebut mencerminkan efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, peningkatan ini tergolong signifikan. PalmCo menempatkan pengelolaan aset sebagai fokus utama dalam strategi bisnisnya.

Pencapaian ROA tersebut menjadi indikator positif bagi keberlanjutan perusahaan. Kinerja yang solid memperlihatkan hasil nyata dari transformasi internal. PalmCo terus mengarahkan sumber daya untuk mendukung produktivitas jangka panjang.

Tren Kenaikan ROA yang Konsisten

ROA PalmCo pada 2025 mengalami lonjakan tajam dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, ROA tercatat berada di level 5,3 persen. Secara tahunan, kinerja tersebut tumbuh sekitar 49 persen.

Penguatan ini bukan terjadi secara instan, melainkan hasil tren positif sejak 2023. Pada tahun tersebut, ROA PalmCo masih berada di angka 3,88 persen. Dalam kurun tiga tahun, kemampuan aset perusahaan dalam menghasilkan laba meningkat lebih dari dua kali lipat.

Tren ini menunjukkan konsistensi perbaikan kinerja perusahaan. Setiap tahun mencatatkan peningkatan yang berkelanjutan. Hal ini memperkuat keyakinan manajemen terhadap arah transformasi yang dijalankan.

Strategi Transformasi dan Pembenahan Internal

Realisasi ROA 2025 juga melampaui target awal perusahaan sebesar 4,9 persen. Capaian tersebut setara dengan 161 persen dari proyeksi manajemen. Hal ini menegaskan efektivitas strategi yang diterapkan.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menekankan bahwa capaian ini tidak hanya dipengaruhi harga komoditas. Pembenahan struktural menjadi faktor utama dalam penguatan kinerja. Transformasi dilakukan secara konsisten dan terukur.

“Kenaikan ROA dari 3,88 persen pada 2023 menjadi 7,9 persen pada 2025 mencerminkan perbaikan fundamental yang berkelanjutan. Strategi peremajaan tanaman, ketepatan investasi, digitalisasi operasional, serta efisiensi biaya mulai berdampak langsung pada kualitas dan produktivitas aset,” ujar Jatmiko. Pernyataan ini menegaskan arah kebijakan manajemen PalmCo.

Dukungan Kebijakan dan Target Jangka Panjang

Penguatan kinerja PalmCo sejalan dengan arahan pemerintah terkait BUMN. Pemerintah mendorong peningkatan efisiensi dan produktivitas aset secara berkelanjutan. ROA menjadi salah satu indikator utama dalam penilaian kinerja korporasi.

Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa BUMN harus mampu menghasilkan laba optimal. Kepemilikan aset besar harus diimbangi dengan kinerja yang sesuai standar global. PalmCo dinilai telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam hal tersebut.

Dengan ROA 7,9 persen, PalmCo semakin mendekati target jangka panjang. Perusahaan menargetkan ROA sebesar 10 persen pada 2029. Pencapaian saat ini memberikan optimisme terhadap realisasi target tersebut.

Efisiensi Modal dan Prospek Keberlanjutan

Selain ROA, PalmCo juga mencatat kinerja positif pada Return on Invested Capital. ROIC perusahaan pada 2025 tercatat sebesar 17,10 persen. Angka ini meningkat 34 persen dibandingkan capaian 2024.

ROIC tersebut juga jauh melampaui realisasi 2023 yang sebesar 8,17 persen. Target awal perusahaan sebesar 12,22 persen pun berhasil terlampaui. Kinerja ini menunjukkan efektivitas alokasi belanja modal perusahaan.

“ROIC yang solid menunjukkan bahwa pertumbuhan PalmCo dijalankan secara disiplin dan terukur, dengan belanja modal yang akuntabel,” ujarnya. Investasi difokuskan pada sektor dengan imbal hasil tinggi seperti intensifikasi lahan dan hilirisasi. 

Ke depan, PalmCo berkomitmen menjaga produktivitas dan keberlanjutan di tengah volatilitas harga komoditas global.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index